/ Cara Mengatasi Patah Tulang

Cara Mengobati Patah Tulang

Di dalam dunia medis, patah tulang disebut juga dengan istilah fraktur. Dimana kondisinya bisa terjadi pada sebagian tulang, ataupun keseluruhan tulang. Derajat keparahannya pun berbeda-beda, tergantung dari mekanisme terjadinya patah tulang.

www.obatherbalpatahtulang.com

Patah tulang biasanya bergejala nyeri, bengkak, kemerahan, dan kelainan bentuk tulang (deformitas). Untuk memastikannya, dokter akan melakukan pemeriksaan Sinar-X. Pada beberapa kasus, Sinar-X tidak dapat menunjukkan adanya fraktur. Jika ini terjadi, pemeriksaan Computed Tomography Scan (CT-Scan), Magnetic Resonance Imaging (MRI), atau bone scan perlu dilakukan.

Tulang yang patah harus diperbaiki dan dikembalikan ke posisi seharusnya, atau dikenal dengan sebutan reduksi. Tindakan reduksi bisa dilakukan tanpa operasi, disebut dengan reduksi tertutup. Ini umumnya oleh dokter spesialis ortopedi (bedah tulang) atau dokter umum yang berpengalaman menggunakan obat antinyeri atau bius (lokal atau umum).

Setelah selesai dilakukan reduksi, tulang harus dipertahankan agar tidak bergerak menggunakan bidai. Dapat pula dilakukan traksi untuk mengurangi rasa nyeri. Obat antinyeri dan antibiotik juga bisa diberikan untuk mengurangi nyeri dan mencegah infeksi. Proses penyembuhan umumnya membutuhkan waktu sekitar 6 minggu.

Namun demikian, tidak semua jenis patah tulang dapat dilakukan reduksi tertutup. Karena kondisi patah tulang tipe kominutif berat membutuhkan reduksi terbuka (tindakan bedah/operasi). Ini biasanya membutuhkan fiksasi internal berupa kawat, sekrup, pen, atau pelat.

Penanganan patah tulang tergantung dari jenis dan derajat keparahannya. Proses penyembuhannya pun berbeda-beda. Bagaimana pun caranya, melalui operasi atau tanpa operasi, patah tulang tetap membutuhkan penanganan dengan segera. Sebab jika tidak, kondisi ini dapat meningkatkan risiko infeksi, perdarahan, atau bentuk tulang yang tidak normal.

Setelah dikembalikan ke satu garis lurus, tulang yang patah memerlukan stabilisasi agar selama proses penyembuhan tulang tetap pada garis lurusnya. Di sinilah individu yang bersangkutan memiliki berperan besar untuk proses penyembuhan. Sebab keoptimalan penyembuhan tulang amat bergantung ditentukan pada tahap ini.

Ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk mempercepat proses penyembuhan dengan hasil yang optimal. Berikut beberapa di antaranya:

  • Batasi pergerakan di area patah tulang

Seperti yang telah dijelaskan, stabilisasi diperlukan saat tulang sedang memproduksi sel-sel ketika proses penyembuhannya agar kelurusan tulang tetap terjaga. Untuk itu batasi pergerakan agar stabilisasi dapat terjaga.

  • Tingkatkan asupan makanan bergizi

Penyembuhan patah tulang amat dipengaruhi oleh kualitas makanan individu yang bersangkutan. Untuk optimalnya penyembuhan patah tulang, tingkatkan makanan yang banyak mengandung protein, kalsium, zink, dan antioksidan.

  • Hindari minum kopi, teh, dan soda

Ketiga jenis minuman ini dapat menghambat penyerapan kalsium dan menyebabkan tidak optimalnya proses penyembuhan patah tulang.

Pada prinsipnya pengobatan patah tulang dipengaruhi oleh dua hal, pengobatan yang diberikan dan respon tubuh. Jadi meskipun jenis patah tulang dan pengobatan yang diberikan sama, tidak semua orang memiliki proses dan hasil yang sama juga. Di masa awal, tulang memerlukan reposisi –penyesuaian kedudukan agar kembali pada satu garis lurus– mengingat kelurusan tulang berperan penting dalam mengembalikan tulang tersebut.  Proses reposisi dapat dilakukan dengan berbagai metode –bergantung pada bentuk patahan. Misalnya dengan fiksasi eksternal ataupun pemasangan pin di dalam tulang.

 

Baca juga : Kumpulan Tips dalam berhubungan seksual

Tags: obat patah tulang tanpa operasi obat patah tulang tradisional

  1. Waspadai Penebalan Diniding Rahim | Obat Penebalan Dinding Rahim1 month agoReply

    […] Baca Juga : cara mengobati Patah tulang  […]

Leave a reply "Cara Mengobati Patah Tulang"

Must read×